"Sesungguhnya kalian wahai Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah mayoritas Ummat Islam di dunia ini. Karena itu kalian adalah pihak yang sepantasnya membikin perubahan positif pada Ummat Islam." Ahlus Sunnah wal Jama'ah itu adalah simbol para Ulama' Ummat Islam yang mempunyai semangat pemahaman agama yang merujuk kepada As-Sunnah (yakni segenap ajaran Nabi Muhammad Shallallahu 'alayhi wa alihi wasallam) dan kepada Al-Jama'ah (yakni pemahaman para Shahabat Nabi terhadap Al-Qur'an dan As-Sunnah). Pada prinsipnya mayoritas Ummat Islam adalah pengikut Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, dengan asumsi pada dasarnya Ummat Islam itu adalah orang yang memuliakan Nabi Muhammad Shallallahu 'alayhi wa alihi wasallam dan memuliakan pula Shahabat Nabi. Dan yang demikian ini adalah sikap mayoritas Ummat Islam. Pandangan...
Jumat, 24 April 2009
Pokok-Pokok Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah


Ahlus sunnah wal jamaah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya serta beriman kepada hari akhir dan taqdir yang baik dan yang buruk. Mereka adalah yang bersaksi bahwa Allah adalah Rabb dan Ilah yang diibadahi, Dia Maha Esa dengan semua kesempurnaan-Nya. Mereka beribadah dan mengikhlaskan dien hanya kepada-Nya. Mereka yang mengatakan bahwa sesungguhnya Allah adalah Sang Pencipta, Yang Mengadakan, Yang Membentuk, Yang Memberi Rizki, Yang Maha Memberi dan Maha Menahan (rizki). Dia mengurusi semua urusan. Dia adalah Ilah yang diibadahi, Yang diesakan dan yang menjadi tujuan. Dialah Al-Awwalu (yang pertama), tiada lagi sesuatupun sebelum-Nya. Dialah Al-Akhiru (yang akhir) tiada sesuatupun setelah-Nya. Dialah Yang Maha Tinggi, tiada lagi...
Tentang Ahlus Sunnah Wal Jamaah


Ahlus Sunnah Wal Jama’ahIstilah ini pertama kali muncul berdasarkan hadis Nabi tentang Iftiraq (perpecahan umat) :“umatku ini akan terpecah-belah menjadi tujuh puluh tiga kelompok, semuanya akan masuk neraka kecuali satu saja. Para sahabat bertanya : “Siapa mereka itu wahai Rasulullah ?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Mereka itu yang mengikuti sunnahku dan jamaah para sahabatku pada hari ini” [HR Tirmidzi dan Ath-Thabrani]Ahlus Sunnah = mengikuti sunnah NabiWal Jama’ah = dan jama’ah para sahabat, serta selalu bersatu dalam jama’ah kaum muslimin.Bani Umayah pernah mengklaim sebagai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah untuk propaganda kekuasaannya, karena kenyataannya mayoritas kaum muslimin bersatu dibawah kepemimpinan khalifah dari kalangan mereka. Propaganda itu untuk menyudutkan kelompok-kelompok...
AHLUL BAIT DIMATA AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH


Siapakah yang dimaksud Ahlul bait?Ahlul bait adalah keluarga nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, yaitu orang-orang yang diharamkan menerima shadaqah, mereka adalah: Alu (keluarga) Ali, alu Ja’far, alu ‘Aqil, alu Abbas, dan bani (keturunan) Harits bin Abdul Muththalib, demikian pula istri-istri nabi shalallahu ‘alaihi wasallam serta anak-anak beliau. Dengan dasar firman Allah subhanahu wata’ala:إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا“Hanya saja Allah hendak menghilangkan dari kalian kejelekan wahai Ahlul bait dan membersihkan kalian sebersih bersihnya.” (QS. Al-Ahdzab:33)berkata Imam Ibnu Katsir rahimahullah: “Kemudian yang tidak diragukan lagi bagi setiap pembaca Al-Qur’an bahwa istri-istri nabi shalallahu ‘alaihi wasallam masuk dalam...
Prinsip Ketujuh : Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Dalam Menerima Dan Mengambil Dalil


Prinsip Ketujuh : Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Dalam Menerima Dan Mengambil DalilTermasuk dari prinsip ‘Aqidah Salafush Shalih, Ahlus Sunnah wal Jama'ah : Dalam manhaj talaqqi (menerima) dan istidlal (mengambil dalil) yaitu ittiba' (mengikuti) apa yang datang dari Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya saw yang shahih baik secara zhahir maupun bathin, serta taslim (berserah diri) kepada Sunnah Nabi saw. Allah Ta'ala berfirman, "Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka piluhan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhla dia telah sesat, sesat yang nyata." (Al-Ahzaab : 36)Nabi bersabda, "Saya tinggalkan dua perkara,...
Apa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah


Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) dianggap sekedar dalam masalah khilafiyah Furu’iyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara Madzhab Safi’i dengan Madzhab Maliki.Karenanya dengan adanya ribut-ribut masalah Sunni dengan Syiah, mereka berpendapat agar perbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Selanjutnya mereka berharap, apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakan pendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah, lalu mengapa antara Syiah dan Sunni tidak dilakukan ?.Oleh karena itu, disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah, mereka menjadi penonton dan tidak ikut berkiprah.Apa yang mereka harapkan tersebut, tidak lain dikarenakan minimnya pengetahuan mereka...
Apakah syiah itu ?


Syiah adalah aliran sempalan dalam Islam dan Syiah merupakan salah satu dari sekian banyak aliran-aliran sempalan dalam Islam.Sedangkan yang dimaksud dengan aliran sempalan dalam Islam adalah aliran yang ajaran-ajarannya menyempal atau menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW, atau dalam bahasa agamanya disebut Ahli Bid’ah.Selanjutnya oleh karena aliran-aliran Syiah itu bermacam-macam, ada aliran Syiah Zaidiyah ada aliran Syiah Imamiyah Itsna Asyariah ada aliran Syiah Ismailiyah dll, maka saat ini apabila kita menyebut kata Syiah, maka yang dimaksud adalah aliran Syiah Imamiyah Itsna Asyariah yang sedang berkembang di negara kita dan berpusat di Iran atau yang sering disebut dengan Syiah Khumainiyah.Hal mana karena Syiah inilah yang sekarang menjadi...
Pokok-Pokok Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah


Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah merupakan aqidah Islam yang murni sesuai dengan dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah menurut pemahamanan Sahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in. Dengan landasan pokok-pokok inilah ahlus sunnah wal jama'ah beriman, beraqidah dan berda'wah.Ahlus sunnah wal jamaah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya serta beriman kepada hari akhir dan taqdir yang baik dan yang buruk. Mereka adalah yang bersaksi bahwa Allah adalah Rabb dan Ilah yang diibadahi, Dia Maha Esa dengan semua kesempurnaan-Nya. Mereka beribadah dan mengikhlaskan dien hanya kepada-Nya. Mereka yang mengatakan bahwa sesungguhnya Allah adalah Sang Pencipta, Yang Mengadakan, Yang Membentuk, Yang Memberi Rizki, Yang Maha Memberi dan Maha Menahan (rizki)....